Tuan Yang Tamak Dan Buta

Share the knowledge!

Dalam ketamakan,
Si tuan mengaut emas dengan rakus,
Mengabaikan jari jemarinya,
Yang mula berdarah dan terluka,

Diperlekehkan tangannya,
Demi mulut manis,
Sekadar membalut luka,
Dari pandangan mata.

Pabila sudah sampai tahapnya,
Maka jari-jemari dipotong pergi,
Dicuba ganti namun lain nilainya,
Runtuhlah mahligai emas impian diri,
Namun si tuan enggan terima,
Walau mulut berkata lain jawabnya,
Masih dia membutakan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *